Terapi Berpikir Positif : 7 prinsip Berpikir positif

Masih membahas buku sang maestro, pada bahasan ini kita akan coba memperhatikan fundamental yang harus dipegang dalam usaha kita senantiasa berpikir positif. Silahkan menyimak 7 prinsip sang maestro…

  1. Masalah dan Kesengsaraan hanya ada dalam persepsi

ungkapan awal pada bab ini sangat pas

“Kenyataan adalah persepsi Anda. Jika anda ingin mengubah kenyataan hidup Anda, mulailah dengan merubah persepsi Anda”

Ketika manusia terfokus pada suatu hal, pikiran kurang bisa paralel dan melihat dari sisi lain. Lebih gawatnya ketika hal yg difokuskan itu adalah hal negatif, maka kita akan terkungkung dalam pusara kehidupan yang negatif.

Bila kita menganggap bahwa masalah adalah hadiah dari Allah., dan kita berfokus pada solusi maka akan terbentang pintu-pintu harapan yang menggairahkan, dan masalah pun akan terselsaikan. Persepsi sangat dipengaruhi oleh program atau pengalaman pengalaman terdahulu kita, ketika kita bisa mengubah persepsi maka selamat datang dikehidupan baru yang lebih baik.

2 .  Masalah tidak akan membiarkan anda dalam kondisi yang ada, ia akan membawa anda pada kondisi yang lebih buruk atau yang lebih baik.

Syaikh Muhammad Mutawalli pernah mengungkapkan, masalah tidak akan selesai apabila kita menggunakan pikiran yang sama tentangnya, karena pikiran kita terdahulu-lah yang menghasilkan masalah itu sendiri…. logis ya.., jadi diperlukan sebuah insight yang baru yang membuat pola pikir tentang masalah itu berubah,  nah baru kita bisa solving masalah tersebut.

Seseorang yang berpikiran negatif,  dia akan berfokus pada masalah dan kekurangan. Dia terjebak dalam pusara itu sehingga stage berikutnya setelah masalah adalah kondisi yang lebih buruk. Akibat pusara tersebut dia akan dilanda kerumitan yang tak berujung dan kegalauan yang membelenggu. Sebaliknya ketika berpikir positif dan berfokus pada solusi dia akan melewati masalah dan mempertajam skill solving problemnya sehingga stage baru setelah permasalahan adalah kemahiran secara mental yang mengantarkan pada kemajuan dan kesuksesan.

3. Jangan jadi masalah. Pisahkan dirimu dari masalah

Pada poin berikutnya penulis mengawali kisah dengan ketidakpercayaan pada dirinya dalam menghandel proyek2 besar sekaligus, dan beliau langsung introspeksi pada beberapa fakta berikut.

Dr. Michael R anastasio dari Universitas Harvard  menegaskan untuk menghitung 150 miliar sel otak manusia diperlukan waktu 5 ribu tahun. Akal manusia lebih cepat dibandingkan cahaya, ia memiliki kemampuan menyimpan 2 juta informasi dalam setiap detiknya. Mata anda bisa membedakan 10 juta warna, penciuman anda bisa membedakan 50 ribu bau -bauan dan masih banyak ke-luarbiasaan yang Allah anugrahkan kepada kita..

————————APAKAH KITA MASALAH ?————————-

————— ——–APAKAH KITA HAMBATAN ?———————–

masalah hanya suatu kecil aktivitas hidup yang harus dihadapi secara wajar dan tenang hingga kita menemukan solusinya. Berhati-hatilah kuasai masalah sebelum masalah menguasai anda.

Berhati-hatilah pada ucapan pada diri sendiri atau pada oranglain setelah kata  “AKU…” AKU meliputi segalanya, tempat, waktu potensi, materi dan energi. Ketika kita berkata dan berpikir “AKU GAGAL” maka kegagalan akan berlaku pada setiap tempat, setiap waktu, setiap kesempatan, dan setiap potensi-potensi lainnya. Katakanlah sebaliknya maka kita akan bukan menjadi masalah dan memsiahkan diri dari masalah.

Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (At-tin:4)

4. Belajarlah dari masa lalu, Hiduplah pada masa sekarang, dan Rencanakanlah masa depan

Sering kita mendengar orang mengatakan bahwa masa lalunya membuat kehilangan segala-galanya, sering pula kita mendengar orang yang khawatir akan masa depannya karena melihat senior2 nya banyak pengangguran dan lain sebagainya. Yap banyak sekali orang mengeluhkan masa lalu ataupun masa depan, dan jelas kedua-duanya tidak ada saat ini.

Coba kita renungkan betapa banyak pelajaran yang bisa kita petik dari kejadian ataupun masalah yang terjadi di masa lalu, fokuslah pada pelajarannya bukan pada ketidakmampuan kita. Ya masa lalu adalah pelajaran .. bukan untuk keluhan…

Mengenai masa depan suatu keanehan memang mengkhawtirkan yang tidak nyata, ya begitulah ketika baper (bawa perasaan). Untuk bermain logika dalam mengatasi masa depan alangkah baiknya kita mempersiapkan diri untuk kemungkinan terbaik dan terburuk yang bisa terjadi (beda sama mengkhawatirkan dan ga move on ya). Dari kemungkinan2 tersebut maka kita akan merancang sebuah langkah-langkah berupaya dengan keras mencapai goal dan  menjauhi dan pantang menyerah tidak akan membiarkan kepada apapun yang mendatangkan kemungkinan terburuk.

Tentang masa kini, inilah inti pelajarannya.. dalam seminar millionaire mind guru saya salah satu kunci para konglomerat adalah “Hidup di masa sekarang.. life in present time.. ” simpel tapi dalem. Intinya kita harus mensyukuri dan do the best pada saat sekarang.. yaa.. sekarang. tidak ada belenggu masa lalu dan percikan-percikan kekhawatiran masa depan. JUST NOW and enJoy it… Selama kita menjalani hidup dengan tulus kepada Allah kita bisa menjadikan masa lalu sebagai kebahagiaan dan masa depan sebagai proyeksi yang indah.

 5. Setiap masalah ada solusi spiritulanya

Kerap kali kita telah melakukan semua ikhtiar yang ada di bumi segala cara, daya upaya sudah dilontarkan tapi solusi belum juga terselsaikan, dan sering kali kita melupakan satu pintu ini.. ya… “ikhtiar langit” meminta kepada sang pemilik alam Allah.

Ketika ilmu pengetahuan berkembang sangat pesat terkadang manusia menganggap cukup hanya kemampuan manusia bisa menyelsaikan semua permasalahan yang ada dibumi. Jelas sekali dari pengalaman2 kita tidak seperti itu ada kekuatan maha dahsyat yang selalu membantu disaat2 genting.

ikhtiar dan tawakal (berserah diri kpd Allah) merupakan kesatuan yanh tidak bisa dipisahkan. Dengan demikian pikiran anda syarat akan spiritualitas, dan anda akan tercengang betapa bantuan Allah sangat dekat

6. Mengubah pikiran berarti mengubah kenyataan. Pikiran baru menciptakan kenyataan baru

Pernahkah berpikir manis dan ranum nya buah dihasilkan oleh batang atau akar yang rapuh, tentu tidak. Beberapa motivator mindset kerapkali melontarkan kalimat

“Inner side creates Outside”

Apa yang tampak dari luar adalah cerminan apa yang ada didalam, ketika yang didalam tidak berubah maka tidak akan ada perubahan pada kasat mata diluarnya. Ketika kita ingi mengubah hidup entah itu kesejahteraan, kebahagiaan, etos kerja, hubungan sosial dsb. maka sekali lagi mulailah dari dalam dari pikiran. Pola pikir baru mengahsilkan kebiasaan baru, lalu menghasilkan hasil dan capaian capaian baru… trust me , it works.

Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri (Ar-ra’d :11)

7. Ketika Allah menutup satu pintu, Pasti Dia membuka pintu yang lain yang lebih baik

Pandangan manusia itu mahasempit, dia ibarat debu di lautan padang pasir yang tidak ada apa apanya dibandigkan ilmu semesta alam itu sendiri. Kita sedang berbicara  tentang bagaimana orang tidak sabar, cemas, dan takut dalam menempuh ujian cobaan hidup, kelak setelah waktu berlalu maka kita akan menyadari bahwa betapa beruntungnya kita diberikan Cobaan. Ya cobaan adalah anugrah terindah dari Allah.

sekali lagi Yakinkan pada diri kita, bahwa Allah menutup suatu pintu karena menurut-Nya sudah tidak ada lagi manfaatnya untuk kita. Sambutlah dengan pantang menyerah pintu baru yang Allah hadiahkan untuk kita menjadi insan yang Sukses Mulia…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s